Varises adalah salah satu gangguan vena kronis (chronic venous disorders) yang ditandai dengan pembengkakan pembuluh darah vena sehingga menimbulkan permukaan pada kulit. Beberapa varises berwarna biru, merah, dan ungu menyerupai akar pohon. Apa saja gejala dan faktor resiko varises? Simak selengkapnya di artikel berikut. 

Artikel ini dipersembahkan oleh A. Vogel Aesculus, tingtur yang mengandung biji Horse Chestnut atau disebut juga dengan Aesculus, herba segar yang memiliki kemampuan anti-inflamasi dan anti-pembengkakan akibat abnormalitas pembuluh darah vena. Diproses tanpa pengeringan sehingga lebih optimal menjaga kesehatan pembuluh darah vena agar mengurangi risiko varises. 

Apa itu varises?

Varises ialah pembesaran pada pembuluh darah vena yang sering terjadi di kaki, karena vena di kaki membawa darah ke jantung melawan gravitasi dan merupakan jarak paling jauh dari semua bagian tubuh.

Pembuluh darah vena adalah salah satu dari tiga jenis pembuluh darah yang bertugas menghantarkan darah dari seluruh tubuh menuju jantung. 

Dalam pembuluh darah vena terdapat katup-katup yang bekerja sama dengan otot dan tulang. Saat katup terbuka, darah akan mengalir ke jantung sementara jika tertutup, darah akan berhenti mengalir mundur ke organ asalnya.

Tetapi karena berbagai alasan, katup vena menjadi lemah dan memungkinkan darah untuk putar arah sehingga bisa memicu penumpukan darah dan membuat pembuluh darah vena membengkak, yang mana akan memicu varises.

Faktor resiko varises 

Varises disebabkan oleh abnormalitas pembuluh darah vena sehingga tidak berfungsi dengan benar. 

Perempuan empat kali lebih rentan mengalami varises karena perubahan hormonal saat pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, menyusui, dan menopause. 

Hormon estrogen dinilai dapat mempengaruhi reseptor yang ada pada pembuluh darah. 

Faktor resiko lainnya termasuk:

  • Keturunan
  • Obesitas
  • Kurang aktif bergerak
  • Kurang berolahraga
  • Berdiri dan duduk dalam waktu lama
  • Sering menggunakan heels
  • Olahraga angkat beban berlebih
  • Trauma dan cedera pada kulit
  • Terkena paparan sinar UV

Gejala varises

Selain dari penampilannya yang mudah dilihat, sebenarnya varises tidak menimbulkan gejala seperti rasa sakit tapi Anda tetap bisa mengalami gejala terutama setelah berdiri atau duduk dalam waktu lama. 

  • Kulit berubah warna menjadi lebih gelap
  • Kaki terasa lelah dan berat
  • Rasa gatal terutama di tungkai bawah
  • Bengkak dan nyeri
  • Kaki seperti terbakar dan kram
  • Muncul luka pada kaki

Cara pengobatannya

Meskipun tidak berbahaya, varises bisa mengganggu penampilan dan kadang terasa tidak nyaman. Untuk menghilangkan varises bisa dilakukan dengan tindakan medis, dan harus dilakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu (dengan ultrasound dan venogram). Jika komplikasi muncul, dokter akan merekomendasikan tindakan seperti:

  • Skleroterapi: membuat dinding vena menyatu dan mengurangi pendarahan, pembengkakan, dan rasa sakit.
  • Laser: sinar yang akan mengecilkan pembuluh darah dengan memasukkan kateter kecil di dekat vena
  • Operasi: jika varises berukuran besar, operasi ligasi atau flebektomi (phlebectomy) akan direkomendasikan oleh dokter. 

Jika varises masih tergolong ringan, dokter akan menyarankan pengobatan di rumah termasuk:

  • Menggunakan stocking kompresi pada siang hari dan dilepas pada malam hari
  • Melakukan peregangan untuk merilekskan kaki
  • Gunakan pakaian yang longgar
  • Lakukan olahraga jalan santai, lari, bersepeda, dan yoga
  • Minimalisir penggunaan heels dan pakai sepatu yang nyaman
  • Hindari air panas dan berjemur terlalu lama
  • Hindari angkat beban berat, terutama olahraga angkat beban 
  • Hindari makanan tinggi garam dan sodium, protein hewani, keju, makanan cepat saji, dan es krim
  • Mengonsumsi obat herbal yang mengandung biji Horse Chestnut atau disebut juga dengan Aesculus. Horse chestnut (Aesculus hippocastanum) adalah tanaman yang berasal dari kawasan Eropa Tenggara seperti Yunani, Serbia, Bulgaria, Albania, dan sebagainya. Bijinya telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai obat tradisional di Eropa dan mengandung aescin, antioksidan yang memiliki efek anti-inflamasi dan anti-pembengkakan sehingga dapat meredakan rasa nyeri, sakit, bengkak, dan kaki yang terasa berat akibat varises. 

Horse Chestnut tidak mudah didapatkan di Indonesia, namun Anda bisa mendapatkan manfaatnya di A. Vogel Aesculus. Mengandung biji Horse Chestnut, herba segar yang diproses langsung setelah dipanen. 

Ditinjau oleh: dr. Putri Wulandari

Tahukah Anda?

Cuaca yang tak menentu, aktivitas sehari-hari yang padat serta pola hidup yang tidak seimbang membuat batuk dan flu makin mudah menyerang.

Klik di sini!